SEKRETARIS JENDERAL MENUNJUK ARMIDA SALSIAH ALISJAHBANA SEBAGAI SEKRETARIS EKSEKUTIF KOMISI EKONOMI DAN SOSIAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA UNTUK ASIA DAN PASIFIK (ESCAP)

SEKRETARIS JENDERAL MENUNJUK ARMIDA SALSIAH ALISJAHBANA SEBAGAI SEKRETARIS EKSEKUTIF KOMISI EKONOMI DAN SOSIAL PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA UNTUK ASIA DAN PASIFIK (ESCAP)

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres hari ini  mengumumkan pengangkatan Armida Salsiah Alisjahbana dari Indonesia sebagai Sekretaris Eksekutif Komisi Ekonomi dan Sosial Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Asia dan Pasifik (ESCAP).

Beliau akan menggantikan Shamshad Akhtar dari Pakistan dimana Sekretaris Jendral sangat berterima kasih atas komitmen dan dedikasinya kepada Organisasi. Sekretaris Jenderal juga menghargai Hongjoo Hahm yang akan terus bertindak sebagai Pejabat Eksekutif Pelaksana sampai Alisjahbana menduduki jabatannya.

Alisjahbana saat ini adalah Profesor Ekonomi di Universitas Padjadjaran di Bandung, Indonesia, posisi yang telah dijabatnya sejak tahun 2005. Beliau bergabung dengan Universitas Padjadjaran sebagai dosen pada tahun 1988. Sejak 2016, beliau telah menjabat sebagai Direktur Pusat Studi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Universitas Padjadjaran dan Wakil Ketua Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia. Beliau juga menjabat di Dewan Pengurus Lembaga Penelitian Ekonomi untuk ASEAN dan Asia Timur (ERIA), dan anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Forum Komunitas Statistik (Forum Masyarakat Statistik atau Dewan Penasehat Statistik Indonesia), Dewan Penasihat Internasional, Buletin Kajian Ekonomi Indonesia dan Anggota Dewan Asosiasi Ilmu Pengetahuan Regional Internasional (RSAI).

Dari 2009 hingga 2014, beliau adalah mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Indonesia. Beliau menjabat sebagai Ketua Bersama Kemitraan Global untuk Kerja Sama Pengembangan Efektif dari 2012 hingga 2014. Dari 2009 hingga 2014, Armida Salsiah Alisjahbana adalah Gubernur Alternatif Bank Dunia dan Gubernur Alternatif Bank Pembangunan Asia yang mewakili pemerintah Indonesia. Pada tahun 2016, Armida Salsiah Alisjahbana adalah anggota dari Tim Penasihat Independen Tingkat Tinggi untuk mendukung Dialog ECOSOC tentang posisi jangka panjang dari Sistem Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam konteks Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan. Armida Salsiah Alisjahbana telah terlibat dalam berbagai proyek penelitian dan konsultasi ke Universitas / Lembaga PBB untuk Studi Lanjutan di Tokyo, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia (ADB), Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT), Australia, Badan Australia untuk Pembangunan Internasional (AusAID), Komisi Eropa, dan Organisasi Perburuhan Internasional (ILO).  

Armida Salsiah Alisjahbana meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Studi Pembangunan dari Universitas Indonesia, gelar Master di bidang Ekonomi dari Northwestern University, USA dan Ph.D di bidang Ekonomi dari University of Washington, USA. Armida Salsiah Alisjahbana dianugerahi Mahaputra Adipradana Order (Bintang Mahaputra Adipradana) dari Republik Indonesia, brevet kehormatan dari Angkatan Laut Indonesia dan sayap penerbangan kehormatan dari Angkatan Udara Indonesia. 

New York, 13 September 2018