Human Rights Video Contest2

Human Rights Video Contest

Registration Form/Formulir_Pendaftaran_VIDEO_CONTEST

Background:
 
This year, 2018, marks the 70th anniversary of the Universal Declaration of Human Rights (UDHR).
 
Adopted by the UN General Assembly on 10 December 1948, the UDHR is a milestone document in the history of human rights, proclaiming for the first time the inalienable rights to which everyone — regardless of race, colour, religion, sex, language, political or other opinion, national or social origin, property, birth or other status — is inherently entitled as a human being. It’s the most translated document in the world, currently available in 504 languages.
 
In Indonesia, the UDHR is available in the following languages:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Balinese
  3. Bugisnese
  4. Javanese
  5. Madurese
  6. Minangkabau
  7. Sundanese


The 70th anniversary is an opportunity to reaffirm the universal values and enduring principles enshrined in the Declaration, mobilize people around the world, and take stock of human rights today.
 
The anniversary campaign, which builds on the #StandUp4HumanRights call to action launched in December 2016, aims to promote, engage and reflect:
 
1. Promote the rights enshrined in the Declaration and what the UDHR means in our daily lives;
2. Engage broad audiences across the world and mobilize people for human rights;
3. Reflect on progress and challenges, and ways that each of us can stand up for human rights.
 
Video Contest
The United Nations Information Centre, Jakarta, in collaboration with diverse partners, has organized a video competition for senior high school students to mark the 70th anniversary of the UDHR.
 
Students are expected to create short videos of 4 minutes maximum focusing on #standup4humanrights– emphasizing on the question, What Have You Done for Human Rights Today. This is meant to promote human rights among young people and encourage students to learn and do more about human rights.
 
The videos should relate to the UDHR articles and should not exceed the maximum length of 4 minutes.
 
Video contributions can be in Bahasa Indonesia or English and should NOT be longer than 4 minutes; should be filmed horizontally (cell phone or DSLR/digital camera or other recording devices are recommended. Please include the logo of the 70th anniversary of the Universal Declaration of Human Rights at the end of the video.
 
Selection Procedure:
Participants should be senior high school students aged between 15-17 years old.

Entries can consist of a video from an individual or a video from a maximum of five students.

Gender parity is a requirement.

The videos should not contain any offensive or inappropriate language or content.

The video entries must be submitted in Bahasa Indonesia or English.

Only one video per participant/group is allowed.
 
Timeline:
Participants must register on the UNIC Jakarta website (www.unicjakarta.org), fill out the form and give the url of their video.

Videos can be submitted from 16 May until 30 November 2018.
 
A jury composed of the Ministry of Law and Human Rights, KOMNAS HAM, KOMNAS Perempuan and UN Human Rights Working Group will select the winners.
 
Three winners will be selected and contacted by the first week of October 2018.
 
Winners will be invited to an award ceremony to be held during the commemoration of Human Rights Day, 10 December 2018.
 
Shortlisted videos will be uploaded on UNIC’s website.
 
The winning videos will be posted on the UNIC and UN in Indonesia websites and social media platforms.
 
Resources:
More information on the Universal Declaration of Human Rights can be found at: http://www.un.org/en/universal-declaration-human-rights
 
Video about the UDHR (6 mins, English only, by OHCHR): https://www.youtube.com/watch?v=5RR4VXNX3jA
 
Photo galleryhttps://www.flickr.com/photos/un_photo/sets/72157677599327615
 
Hashtags: #Standup4HumanRights  #HumanRightsDay

Latar Belakang:
 
Tahun ini, 2018, menandai peringatan ke-70 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusian (UDHR).
 
Diadopsi oleh Sidang Umum PBB pada tanggal 10 Desember 1948, UDHR adalah dokumen penting dalam sejarah hak asasi manusia, yang memproklamasikan untuk pertama kalinya hak-hak asasi manusia yang tidak dapat dicabut – tanpa memandang ras, warna kulit, agama, jenis kelamin, bahasa, politik atau pendapat lain, asal kebangsaan atau sosial, properti, kelahiran atau status lainnya – secara inheren berhak sebagai manusia. Ini dokumen yang paling banyak diterjemahkan di dunia, saat ini tersedia dalam 504 bahasa.
 
Di Indonesia, UDHR dapat diperoleh dalam beberapa bahasa:

  1. Bahasa Indonesia
  2. Bahasa Bali
  3. Bahasa Bugis
  4. Bahasa Jawa
  5. Bahasa Madura
  6. Bahasa Minangkabau
  7. Bahasa Sunda


Peringatan ke-70 merupakan suatu kesempatan untuk menegaskan kembali nilai-nilai universal dan prinsip-prinsip abadi yang diabadikan dalam Deklarasi, memobilisasi orang di seluruh dunia, dan memantau perkembangan hak asasi manusia saat ini.
 
Kampanye peringatan, yang dibangun di atas #StandUp4HumanRights diluncurkan pada bulan Desember 2016, bertujuan untuk mempromosikan, terlibat, dan mencerminkan:

1. Mempromosikan hak-hak yang diabadikan dalam Deklarasi dan apa arti UDHR dalam kehidupan kita sehari-hari;
2. Melibatkan khalayak luas di seluruh dunia dan memobilisasi orang untuk hak asasi manusia;
3. Merenungkan kemajuan dan tantangan, dan cara masing-masing dari kita dapat membela hak asasi manusia.

Kompetisi Video
Pusat Informasi PBB, Jakarta, bekerja sama dengan berbagai mitra, menyelenggarakan kompetisi video untuk siswa SMA untuk menandai peringatan ke-70 UDHR.

Siswa diharapkan dapat membuat video pendek dengan fokus maksimum 4 menit pada #standup4humanrights– menekankan pada pertanyaan, Apa yang Telah Anda Lakukan untuk Hak Asasi Manusia Saat Ini. Hal ini dimaksudkan untuk mempromosikan hak asasi manusia di kalangan anak muda dan mendorong siswa untuk belajar dan berbuat lebih banyak tentang hak asasi manusia.

Video-video tersebut harus berhubungan dengan artikel-artikel yang ada dalam UDHR dan tidak boleh melebihi durasi maksimal 4 menit.

Video bisa dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris dan TIDAK boleh lebih dari 4 menit; harus difilmkan secara horizontal (telepon seluler atau video DSLR/kamera digital atau alat rekam lainnya disarankan. Harap sertakan logo peringatan ke-70 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia pada akhir video.

Prosedur Seleksi:
Peserta harus siswa SMA yang berusia antara 15-17 tahun.

Video dapat bersifat individu atau kelompok dengan maksimal lima siswa.

Paritas gender merupakan  persyaratan.

Video tidak boleh mengandung bahasa atau konten yang menyinggung atau tidak pantas.

Video harus diserahkan dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

Hanya satu video per peserta / grup yang diizinkan.

Waktu:
Peserta harus mendaftar di situs web UNIC Jakarta (www.unicjakarta.org), mengisi formulir dan memberikan url videonya.

Video dapat dikirim sejak tanggal 16 Mei hingga 30 November 2018.
 
Juri terdiri dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, KOMNAS HAM, KOMNAS Perempuan dan Kelompok Kerja Hak Asasi Manusia PBB akan memilih para pemenang.

Tiga pemenang akan dipilih dan dihubungi dalam minggu pertama Oktober 2018.
 
Pemenang akan diundang ke upacara penghargaan yang akan diadakan dalam memperingati Hari Hak Asasi Manusia, 10 Desember 2018.

Video terpilih akan diunggah di situs web UNIC

Video pemenang akan diunggah di situs web UNIC dan UN di Indonesia dan platform media sosial.
 
Sumber:
Untuk informasi Deklarasi Universal Hak Asasi Manusian lebih lengkap dapat dilihat di: http://www.un.org/en/universal-declaration-human-rights
 
Video tentang UDHR (6 mins, English only, by OHCHR): https://www.youtube.com/watch?v=5RR4VXNX3jA
 
Galeri fotohttps://www.flickr.com/photos/un_photo/sets/72157677599327615
 
Hashtags: #Standup4HumanRights  #HumanRightsDay